Dua Pecatur Aceh

Dua Pecatur Aceh

Dua Pecatur Aceh Raih Elo Rating Internasional

wisatajawa.co.id-Dua pecatur Aceh masuk dalam daftar 100 pecatur Indonesia yang memiliki elo rating international dari federasi olahraga catur dunia (FIDE).

Kedua pecatur Aceh tersebut Master Nasional (MN) Zulkhairi memiliki elo rating international 2281 berada di peringkat 43 dan Master Nasional Chairilnardi dengan 2202 berada di peringkat 97 dari 100 pecatur Indonesia.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Percasi Aceh MN Hendrik Friasayani ST, Minggu (20/3), mengatakan daftar peringkat elo rating international untuk 100 pecatur Indonesia tersebut berdasar surat PB Percasi tertanggal 18 Maret 2011.

“Surat tersebut berisi daftar 100 pecatur yang memiliki elo rating international dan mereka berhak mengikuti kejuaraan catur internasional,” jelas Hendrik.

Hendrik menyatakan, Pengprov Percasi Aceh berupaya akan mengirim kedua pecatur tersebut untuk mengikuti kejuaraan internasional di Jakarta April mendatang.

“Even tersebut sangat menguntungkan dan kesempatan bagi dua pecatur ini jika turut serta, karena selain berpeluang meraih gelar internasional pertama bagi Aceh.”

“Turnamen ini juga menjadi ajang uji coba bagi pecatur Aceh menghadapi Porwil Juni mendatang di Kepri,” imbuh Hendrik yang juga pelatih tim catur Porwil Aceh ini.

Terbentuk

Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Aceh masa bakti 2011-2015 telah terbentuk dan telah dikukuhkan dengan surat keputusan Pengurus Besar Percasi (PB Percasi).

“Surat Keputusan (SK) pengukuhan susunan personalia Pengprov Percasi Aceh sudah diterbitkan oleh PB Percasi dan sudah kami terima 15 Maret lalu,” ujar Ketua Umum Pengprov Percasi Aceh Aldin NL, Minggu (20/3).

Aldin menyebutkan, Surat Keputusan PB Percasi tersebut Nomor 03/SKEP/PB-Percasi/KU/III/2011, tertanggal 3 Maret 2011 tentang susunan personalia pengurus Provinsi Percasi Aceh masa bakti tahun 2011-2015.

Katanya, terbentuknya personalia pengurus dan terbitnya SK dari PB Percasi, sesuai dan tepat waktu dari jangka waktu yang diminta forum musyawarah provinsi (Musprov) Percasi Aceh, yang berlangsung 12 Februari 2011.

“Sebagai ketua umum terpilih sekaligus ketua tim formatur dibantu dua anggota, saat itu kita diberi waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan. Sekarang sudah terbentuk sekaligus sudah keluar SK dari PB Percasi,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Aldin, rencananya pelantikan Pengprov Percasi Aceh oleh Ketua Umum PB Percasi Hashim Sumitro Djojohadikusumo, sekitar satu bulan ke depan. “Kami berupaya dan berharap ketua umum yang datang dan melantik,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *