Bireuen Gilas Bengkulu

Bireuen Gilas Bengkulu

Tuah Pelatih Baru, Bireuen Gilas Bengkulu

Bireuen Gilas Bengkulu Pemain PSSB terjatuh di atas bola, setelah sempat adu nyali dengan pemain PS Bengkulu, Taufik Hasbuna di Stadion Cot Gapu, Senin (21/3). (Harian Aceh/Joniful Bahri)

wisatajawa.co.id-Â PSSB mulai kembali merangkak berkat tuah pelatihnya, Jhony Efendi. Terbukti dalam laga di Stadion Cot Gapu, anak-anak Bireuen mampu menggilas PS Bengkulu 3-0, Senin (21/3).

Pada laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia yang sepi penonton itu, sejak peluit pertama, pemain PSSB mempertontonkan permainan terukur.

Teknik dan pola penyerangan yang dibangun anak-anak Bireuen saat laga menyulitkan bagi PS Bengkulu yang menurunkan sejumlah pemain dari Cina dan Korea Selatan.

Gol pertama bagi PSSB tercipta di menit ke-16 setelah Ramadhani menerima umpan dari Boumsong Jean Paul di rusuk kiri gawang PS Bengkulu.

Meski sempat terjadi kemelut, namun Ramadhani berhasil memperdayai kiper Bengkulu, Rahmart Apriandi. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tuan rumah.

Dengan satu gol membuat punggawa PSSB mulai meningkatkan serangannya. Namun, serangan demi serangan selalu gagal dalam penyelesaian akhir karena kuatnya barisan bawah PS Bengkulu yang dijaga Taufik Hasbun dan M Husen.

Sebaliknya, PS Bengkulu dimotori Pieter Lampede, OH-In Kyun dan Nova Hermawan, tak tinggal diam. Mereka mencoba membangun serangan balik lewat rusuk kanan. Namun, Fandi Satria dan Kahardinata dan M Rizal yang bermain sigap mampu menyapu bersih ancaman lawan.

Memasuki menit ke-26, gawang PS Bengkulu koyak setelah gol bunuh diri Arius Nelson. Gol berawal dari Boumsong Jean dan disodorkan ke Ramadhani dan dihalau Arius Nelson di depan gawangnya sendiri. Namun, tendangannya membuat bola bersarang di gawang sendiri.

Memasuki menit-menit akhir, serangan mulai memihak PS Bengkulu. Mereka mencoba melakukan serangan dengan bola pendek, sehingga membuat barisan pertahanan PSSB berjibaku menghalau serangan.

Akibatnya, di menit 45, kapten PSSB Bireuen Faisal Jalal melakukan pelanggaran dan mendapat kartu kuning setelah sengaja mengganjal pemain asal Korea Selatan, Oh In Kyun. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Bermain di babak kedua, kedua kesebelasan meningkatkan tempat permainan. Begitu juga PS Bengkulu, terus mencoba memperkecil kekalahan.

Kendati demikian, serangan yang terus digempur anak Bengkulu  dapat dibendung oleh Ismadi yang menggantikan Faisal Jalal di babak kedua,

Di menit ke-65, pemain PSSB Bireuen, Martunis kembali mendapat aklumulasi kartu kuning setelah melakukan pelanggaran dan mengganjal M Iqbal yang berusaha menerobos palang pintu PSSB di luar kotak penalti.

Meski bermain dengan tempo sedikit lamban, pemain Laskar Batee Kureung mulai terlihat mengarah, bahkan sejumlah peluang yang dirintis dari lini bawah hampir membuahkan hasil yang maksimal.

Dan terbukti, pada menit ke-69, gol ketiga dipersembahkan dengan sundulan kepala Kahardinata setelah mendapat bola umpan silang lambung dari kaki Raja David di rusuk kanan.

Memasuki menit akhir, PS Bengkulu mencoba bangkit dan melakukan tekanan lewat rusuk kiri PSSB. Serangan yang gencar dilakukan anak Bengkulu seperti Gito Persetyo dan Fery Putra hampir nyaris membuat PSSB kecolongan.

Tapi untung saja ada Nana Onana dan Ismadi yang  berusaha menghalau bola serangan itu hingga keluar lapangan. Skor 3-0 untuk PSSB bertahan hingga wasit mengakhiri pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *