Opop

Lukisan Unik Songkok Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik Opopur

Santri di Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik menjalankan program Opop Jawa Timur. Apa itu? Program Opop Jawa Timur (Satu Pesantren Satu Produk) merupakan program pesantren yang menginstruksikan kepada seluruh pondok pesantren di Jawa Timur bahwa satu pesantren memiliki satu produk.

Nah, Pondok Pesantren Qomaruddin memiliki produk yang sangat unik yaitu lukisan Songkok hasil kreativitas para santri. Kopiah hitam polos telah disulap menjadi kopiah yang dicat unik dengan warna berbeda oleh Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik. Apa saja produk lukisan unik Songkok khas Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik yang mengikuti program Opop Jawa Timur? Berikut adalah informasinya!

Program Opop Jawa Timur – Lukisan Unik Songkok Khas Pondok Pesantren Qomaruddin

OPOP (Satu Pesantren Satu Produk) merintis kemandirian ekonomi dan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan pondok pesantren di Jawa Timur dan berupaya menawarkan produk pesantren di Jawa Timur ke pasar luar negeri.

OPOP memiliki tiga pilar utama yang terdiri dari:

Santripreneur

Program Pemberdayaan Santri dalam hal ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan kemampuan siswa untuk menghasilkan produk unik yang sesuai syariah dan dapat berorientasi pada kemaslahatan dan keuntungan.

petani preneur

Pesantrenpreneur ini merupakan program pemberdayaan Pesantren One Product One di Jawa Timur yang dijalankan oleh Koperasi Pondok Pesantren yang bertujuan untuk menghasilkan produk Halal yang dapat diterima oleh pasar lokal, nasional dan internasional.

sosiopreneur

Program Pemberdayaan Sosiopreneur merupakan program alumni pesantren yang bekerja sama dengan masyarakat. Pemberdayaan ini dilakukan dengan berbagai inovasi sosial berbasis teknologi digital dan kreativitas inklusif untuk pengembangan mahasiswa pasca sarjana. Oleh karena itu, kreativitas santri diharapkan dapat terus berkembang dan memiliki tempat untuk terus berkembang setelah mereka lulus dari pesantren.

Pesantren Qomaruddin Gresik menopang semua pilar Opop Jawa Timur dan bersama murid-muridnya menghasilkan lukisan Songkok unik yang terlihat sangat menarik. Bahkan warga sekitar memuji karya terbaik para siswa tersebut.

Selanjutnya, songkok sebenarnya adalah identitas siswa di samping sarung. Tentunya dengan hadirnya topi tengkorak bercat unik ini, tampilan tengkorak pelajar tidak selalu harus monoton dengan warna hitam. Para pelajar yang menyukai sesuatu yang unik bisa mengenakan kopiah yang dicat unik namun tetap menonjolkan kesan religius saat dikenakan. Dengan begitu, penampilan para pelajar di Indonesia dengan kupluk lukis bisa menjadi lebih estetis, lebih fashionable dan tidak membosankan.

Songkok lukisan karya santri Qomaruddin Gresik bahkan kini bisa dikoleksi di berbagai daerah untuk semakin banyak membuat peti rupiah bagi pesantren dan santri.

Program Opop Jawa Timur

Omzet yang jumlahnya bahkan mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan apalagi saat bulan Ramadhan tiba. Permintaan lukisan kopiah meningkat bahkan meningkat sepuluh kali lipat di bulan Ramadhan. Ada yang membelinya untuk anak, saudara, sepupu dan lain sebagainya.

Melukis tengkorak memang cukup rumit karena membutuhkan kesabaran yang tinggi tergantung tingkat kerumitannya. Harganya juga menyesuaikan tingkat kerumitannya. Oleh karena itu, beberapa kopiah yang dicat harganya mahal.

Pemrosesan pesanan juga khusus untuk pelanggan. Untuk pembuatan lukisan Songkok Kodi dengan gambar yang sama, bisa selesai dalam satu hari. Sedangkan untuk gambar yang berbeda akan memakan waktu 2~4 hari.

Dari segi pemasaran sendiri, hal ini dilakukan dengan banyak cara, baik offline maupun online melalui marketplace yaitu marketplace OPOP MART. Jenis kopiah yang ditawarkan terdiri dari empat jenis yaitu Plain, AC, Full AC dan Ceng Hoo. Pelanggan dapat memesan sesuai dengan selera dan kebutuhannya.

Baca terus artikel lainnya di wisatajawa.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.